Kerjakan lembar aktivitas 2 halaman 7 dan lembar aktivitas 3 halaman 12 - 13.
Jawaban di tulis pada kolom komentar di blog ini.
Untuk kelas VIII B di kerjakan antara jam 10.25 - 11.35. Apabila sampai jam yang telah ditentukan tidak mengerjakan maka di anggap tidak hadir dan di kurangi nilainya 20.
Untuk kelas VIII A di kerjakan antara jam 12.40 - 13.50. Apabila sampai jam yang telah ditentukan tidak mengerjakan maka di anggap tidak hadir dan dikurangi nilainya 20.
Jawaban: halaman 7
BalasHapusa. Mengapa dapat terjadi perbedaan waktu?
Karena Bumi berputar pada porosnya (rotasi) dari barat ke timur. Bagian bumi yang lebih ke timur melihat matahari lebih dulu, sehingga waktunya lebih maju dibanding daerah di sebelah barat. Setiap selisih 15° garis bujur = selisih waktu 1 jam.
b. Titik mana yang digunakan sebagai garis waktu 00.00?
Garis bujur 0°, yaitu Garis Meridian Utama yang melewati kota Greenwich, Inggris (disebut juga Waktu Greenwich / GMT).
c. Berapa selisih garis waktu 0° dengan kota Jakarta & tempat tinggalmu (Riau)?
Jakarta & Riau ada di sekitar bujur 106°–107° BT → masuk WIB UTC+7, jadi selisih 7 jam lebih cepat dibanding Greenwich (0°).
- Waktu di Greenwich pukul 00.00 → di Jakarta/Riau pukul 07.00 pagi.
d. Bagaimana dampak perbedaan waktu bagi masyarakat Indonesia?
Indonesia dibagi jadi 3 zona waktu:
• WIB (Barat: Sumatera, Jawa, Kalimantan Barat/Tengah)
• WITA (Tengah: Bali, Nusa Tenggara, Kalimantan Selatan/Timur/Utara, Sulawesi)
• WIT (Timur: Maluku & Papua)
Dampak: memudahkan pengaturan jadwal penerbangan/jadwal nasional, siaran TV, jam kerja/sekolah tetap teratur meski matahari terbit‑terbenam beda waktu; koordinasi tetap lancar asal tahu bedanya 1–2 jam antar daerah.
Jawaban:halaman 12-13
a. Contoh hasil kebudayaan
Mata pencaharian: Nelayan membuat Perahu Pinisi (Sulawesi Selatan); petani & sistem sawah bertingkat (Jawa, Bali); berkebun & berdagang (daerah pesisir & kepulauan seperti Riau).
Kesenian: Tari Piring (Sumatera Barat), Tari Saman (Aceh), Wayang Kulit (Jawa), Tari Kecak (Bali), Sasando (NTT).
Upacara keagamaan: Nyepi (Bali), Sekaten/Grebeg Maulid (Jawa Tengah/Yogyakarta), Bakar Batu (Papua), perayaan hari besar Islam/Kristen/Katolik/Hindu/Buddha/Konghucu di seluruh wilayah sesuai keyakinan masing‑masing.
b. Hubungan kondisi geografis dengan kebudayaan
Keadaan alam menentukan apa yang dikerjakan sehari‑hari. Orang yang tinggal di pesisir/laut jadi nelayan, membuat kapal, lagu/tarian berisi hal‑hal tentang laut. Orang di pegunungan/dataran subur bertani, membangun sawah, menyesuaikan alat & cara hidup dengan tanah serta iklim. Lama‑lama kebiasaan ini berkembang menjadi kebudayaan daerahnya.
c. Kaitan langsung geografis & kebudayaan
Letak wilayah, bentuk permukaan bumi, iklim, serta kekayaan alam menentukan: mata pencaharian, bahan bangunan rumah/pakaian/peralatan, makanan pokok, cara merayakan hari raya, hingga adat istiadat. Karena alam tiap daerah beda, maka kebudayaan pun beragam.
d. Manfaat keragaman budaya bagi saling ketergantungan antarwilayah
- Saling melengkapi kebutuhan: daerah laut kirim ikan; daerah pegunungan kirim sayur, buah & hasil hutan
- Saling bertukar barang, pengetahuan, keahlian → semua daerah bisa maju & makmur bersama
- Saling mengenal & menghargai perbedaan → memperkuat persatuan Indonesia
- Menjadi kekayaan wisata yang menguntungkan seluruh rakyat
Daftar isi yang tadinya di tabel (ditulis biasa):
Mata pencaharian – Perahu Pinisi | Sulawesi Selatan → daerah dikelilingi laut luas, warga mengandalkan laut untuk hidup & berlayar jauh
Mata pencaharian – Sawah bertingkat/sistem Subak | Jawa & Bali → wilayah berbukit & berlembah, dibuat bertingkat supaya air tetap terjaga & tanah tidak longsor Kesenian – Tari Piring | Sumatera Barat → daerah pegunungan & pusat kerajinan/perdagangan, gerakan & alatnya pakai benda yang dipakai sehari‑hari
Upacara keagamaan – Nyepi | Bali → pulau yang dikelilingi laut & ada gunung berapi, keyakinan masyarakat sangat menghormati alam & tata surya
Upacara keagamaan – Tradisi Bakar Batu | Papua → daerah lembah & pegunungan tinggi, hidup menyatu berkelompok, makan bersama tanda bersyukur & bersaudara
Jawaban: halaman 7
BalasHapusa. Mengapa dapat terjadi perbedaan waktu?
Karena Bumi berputar pada porosnya (rotasi) dari barat ke timur. Bagian bumi yang lebih ke timur melihat matahari lebih dulu, sehingga waktunya lebih maju dibanding daerah di sebelah barat. Setiap selisih 15° garis bujur = selisih waktu 1 jam.
b. Titik mana yang digunakan sebagai garis waktu 00.00?
Garis bujur 0°, yaitu Garis Meridian Utama yang melewati kota Greenwich, Inggris (disebut juga Waktu Greenwich / GMT).
c. Berapa selisih garis waktu 0° dengan kota Jakarta & tempat tinggalmu (Riau)?
Jakarta & Riau ada di sekitar bujur 106°–107° BT → masuk WIB UTC+7, jadi selisih 7 jam lebih cepat dibanding Greenwich (0°).
- Waktu di Greenwich pukul 00.00 → di Jakarta/Riau pukul 07.00 pagi.
d. Bagaimana dampak perbedaan waktu bagi masyarakat Indonesia?
Indonesia dibagi jadi 3 zona waktu:
• WIB (Barat: Sumatera, Jawa, Kalimantan Barat/Tengah)
• WITA (Tengah: Bali, Nusa Tenggara, Kalimantan Selatan/Timur/Utara, Sulawesi)
• WIT (Timur: Maluku & Papua)
Dampak: memudahkan pengaturan jadwal penerbangan/jadwal nasional, siaran TV, jam kerja/sekolah tetap teratur meski matahari terbit‑terbenam beda waktu; koordinasi tetap lancar asal tahu bedanya 1–2 jam antar daerah.
Jawaban:halaman 12-13
a. Contoh hasil kebudayaan
Mata pencaharian: Nelayan membuat Perahu Pinisi (Sulawesi Selatan); petani & sistem sawah bertingkat (Jawa, Bali); berkebun & berdagang (daerah pesisir & kepulauan seperti Riau).
Kesenian: Tari Piring (Sumatera Barat), Tari Saman (Aceh), Wayang Kulit (Jawa), Tari Kecak (Bali), Sasando (NTT).
Upacara keagamaan: Nyepi (Bali), Sekaten/Grebeg Maulid (Jawa Tengah/Yogyakarta), Bakar Batu (Papua), perayaan hari besar Islam/Kristen/Katolik/Hindu/Buddha/Konghucu di seluruh wilayah sesuai keyakinan masing‑masing.
b. Hubungan kondisi geografis dengan kebudayaan
Keadaan alam menentukan apa yang dikerjakan sehari‑hari. Orang yang tinggal di pesisir/laut jadi nelayan, membuat kapal, lagu/tarian berisi hal‑hal tentang laut. Orang di pegunungan/dataran subur bertani, membangun sawah, menyesuaikan alat & cara hidup dengan tanah serta iklim. Lama‑lama kebiasaan ini berkembang menjadi kebudayaan daerahnya.
c. Kaitan langsung geografis & kebudayaan
Letak wilayah, bentuk permukaan bumi, iklim, serta kekayaan alam menentukan: mata pencaharian, bahan bangunan rumah/pakaian/peralatan, makanan pokok, cara merayakan hari raya, hingga adat istiadat. Karena alam tiap daerah beda, maka kebudayaan pun beragam.
d. Manfaat keragaman budaya bagi saling ketergantungan antarwilayah
- Saling melengkapi kebutuhan: daerah laut kirim ikan; daerah pegunungan kirim sayur, buah & hasil hutan
- Saling bertukar barang, pengetahuan, keahlian → semua daerah bisa maju & makmur bersama
- Saling mengenal & menghargai perbedaan → memperkuat persatuan Indonesia
- Menjadi kekayaan wisata yang menguntungkan seluruh rakyat
Daftar isi yang tadinya di tabel (ditulis biasa):
Mata pencaharian – Perahu Pinisi | Sulawesi Selatan → daerah dikelilingi laut luas, warga mengandalkan laut untuk hidup & berlayar jauh
Mata pencaharian – Sawah bertingkat/sistem Subak | Jawa & Bali → wilayah berbukit & berlembah, dibuat bertingkat supaya air tetap terjaga & tanah tidak longsor Kesenian – Tari Piring | Sumatera Barat → daerah pegunungan & pusat kerajinan/perdagangan, gerakan & alatnya pakai benda yang dipakai sehari‑hari
Upacara keagamaan – Nyepi | Bali → pulau yang dikelilingi laut & ada gunung berapi, keyakinan masyarakat sangat menghormati alam & tata surya
Upacara keagamaan – Tradisi Bakar Batu | Papua → daerah lembah & pegunungan tinggi, hidup menyatu berkelompok, makan bersama tanda bersyukur & bersaudara
a. Mengapa dapat terjadi perbedaan waktu?
BalasHapusKarena Bumi berputar pada porosnya (rotasi) dari barat ke timur. Bagian bumi yang lebih ke timur melihat matahari lebih dulu, sehingga waktunya lebih maju dibanding daerah di sebelah barat. Setiap selisih 15° garis bujur = selisih waktu 1 jam.
b. Titik mana yang digunakan sebagai garis waktu 00.00?
Garis bujur 0°, yaitu Garis Meridian Utama yang melewati kota Greenwich, Inggris (disebut juga Waktu Greenwich / GMT).
c. Berapa selisih garis waktu 0° dengan kota Jakarta & tempat tinggalmu (Riau)?
Jakarta & Riau ada di sekitar bujur 106°–107° BT → masuk WIB UTC+7, jadi selisih 7 jam lebih cepat dibanding Greenwich (0°).
- Waktu di Greenwich pukul 00.00 → di Jakarta/Riau pukul 07.00 pagi.
d. Bagaimana dampak perbedaan waktu bagi masyarakat Indonesia?
Indonesia dibagi jadi 3 zona waktu:
• WIB (Barat: Sumatera, Jawa, Kalimantan Barat/Tengah)
• WITA (Tengah: Bali, Nusa Tenggara, Kalimantan Selatan/Timur/Utara, Sulawesi)
• WIT (Timur: Maluku & Papua)
Dampak: memudahkan pengaturan jadwal penerbangan/jadwal nasional, siaran TV, jam kerja/sekolah tetap teratur meski matahari terbit‑terbenam beda waktu; koordinasi tetap lancar asal tahu bedanya 1–2 jam antar daerah.
Jawaban:halaman 12-13
a. Contoh hasil kebudayaan
Mata pencaharian: Nelayan membuat Perahu Pinisi (Sulawesi Selatan); petani & sistem sawah bertingkat (Jawa, Bali); berkebun & berdagang (daerah pesisir & kepulauan seperti Riau).
Kesenian: Tari Piring (Sumatera Barat), Tari Saman (Aceh), Wayang Kulit (Jawa), Tari Kecak (Bali), Sasando (NTT).
Upacara keagamaan: Nyepi (Bali), Sekaten/Grebeg Maulid (Jawa Tengah/Yogyakarta), Bakar Batu (Papua), perayaan hari besar Islam/Kristen/Katolik/Hindu/Buddha/Konghucu di seluruh wilayah sesuai keyakinan masing‑masing.
b. Hubungan kondisi geografis dengan kebudayaan
Keadaan alam menentukan apa yang dikerjakan sehari‑hari. Orang yang tinggal di pesisir/laut jadi nelayan, membuat kapal, lagu/tarian berisi hal‑hal tentang laut. Orang di pegunungan/dataran subur bertani, membangun sawah, menyesuaikan alat & cara hidup dengan tanah serta iklim. Lama‑lama kebiasaan ini berkembang menjadi kebudayaan daerahnya.
c. Kaitan langsung geografis & kebudayaan
Letak wilayah, bentuk permukaan bumi, iklim, serta kekayaan alam menentukan: mata pencaharian, bahan bangunan rumah/pakaian/peralatan, makanan pokok, cara merayakan hari raya, hingga adat istiadat. Karena alam tiap daerah beda, maka kebudayaan pun beragam.
d. Manfaat keragaman budaya bagi saling ketergantungan antarwilayah
- Saling melengkapi kebutuhan: daerah laut kirim ikan; daerah pegunungan kirim sayur, buah & hasil hutan
- Saling bertukar barang, pengetahuan, keahlian → semua daerah bisa maju & makmur bersama
- Saling mengenal & menghargai perbedaan → memperkuat persatuan Indonesia
- Menjadi kekayaan wisata yang menguntungkan seluruh rakyat
Daftar isi yang tadinya di tabel (ditulis biasa):
Mata pencaharian – Perahu Pinisi | Sulawesi Selatan → daerah dikelilingi laut luas, warga mengandalkan laut untuk hidup & berlayar jauh
Mata pencaharian – Sawah bertingkat/sistem Subak | Jawa & Bali → wilayah berbukit & berlembah, dibuat bertingkat supaya air tetap terjaga & tanah tidak longsor Kesenian – Tari Piring | Sumatera Barat → daerah pegunungan & pusat kerajinan/perdagangan, gerakan & alatnya pakai benda yang dipakai sehari‑hari
Upacara keagamaan – Nyepi | Bali → pulau yang dikelilingi laut & ada gunung berapi, keyakinan masyarakat sangat menghormati alam & tata surya
Upacara keagamaan – Tradisi Bakar Batu | Papua → daerah lembah & pegunungan tinggi, hidup menyatu berkelompok, makan bersama tanda bersyukur & bersaudara kwi lo jawaban ne
jawaban halaman 7 aktivitas 2
BalasHapusa. Mengapa dapat terjadi perbedaan waktu?
Karena bumi berotasi dan wilayah Indonesia memiliki perbedaan garis bujur.
b. Titik mana yang digunakan sebagai garis waktu 00.00?
Garis bujur 0° (Greenwich).
c. Berapa selisih garis waktu 0° dengan kota Jakarta?
Jakarta berada di WIB (GMT+7), jadi selisihnya 7 jam.
d. Bagaimana dampak perbedaan waktu bagi masyarakat Indonesia?
jawaban halaman 12 aktivitas 3
Memengaruhi waktu bekerja, belajar, berkomunikasi, dan kegiatan sehari-hari antarwilayah.
Jawaban:
Kondisi geografis yang berbeda menyebabkan masyarakat memiliki mata pencaharian, kesenian, kerajinan, dan budaya yang beragam sesuai lingkungan
tempat tinggalnya.
jawaban halaman 13 aktivitas 3
a. Carilah hasil kebudayaan berdasarkan mata pencaharian, kesenian, dan upacara keagamaan
Contohnya:
Mata pencaharian: Perahu pinisi
Kesenian: Tari Kecak
Upacara keagamaan: Ngaben
b. Bagaimana hubungan kondisi geografis dengan hasil kebudayaan?
Kondisi geografis memengaruhi cara hidup dan budaya masyarakat sesuai lingkungan tempat tinggalnya.
c. Bagaimana kaitan kondisi geografis dengan hasil kebudayaan?
Kondisi alam menjadi sumber bahan, pekerjaan, dan inspirasi dalam menghasilkan kebudayaan.
d. Manfaat keragaman budaya bagi saling ketergantungan antarwilayah?
Mendorong pertukaran barang, jasa, pengetahuan, dan budaya antarwilayah
3.Mata pencaharian: Perahu pinisi — Sulawesi Selatan — daerah laut membuat masyarakat memiliki keterampilan mencari penghidupan dari laut.
Kesenian: Tari Saman — Aceh — berkembang dari budaya dan tradisi masyarakat Aceh.
Upacara keagamaan: Nyepi — Bali — berkaitan dengan kepercayaan Hindu masyarakat Bali.
Rumah adat: Rumah Gadang — Sumatera Barat — disesuaikan dengan kondisi lingkungan dan budaya masyarakat setempat.
a. Mengapa dapat terjadi perbedaan waktu?
BalasHapusKarena Bumi berputar pada porosnya (rotasi) dari barat ke timur. Bagian bumi yang lebih ke timur melihat matahari lebih dulu, sehingga waktunya lebih maju dibanding daerah di sebelah barat. Setiap selisih 15° garis bujur = selisih waktu 1 jam.
b. Titik mana yang digunakan sebagai garis waktu 00.00?
Garis bujur 0°, yaitu Garis Meridian Utama yang melewati kota Greenwich, Inggris (disebut juga Waktu Greenwich / GMT).
c. Berapa selisih garis waktu 0° dengan kota Jakarta & tempat tinggalmu (Riau)?
Jakarta & Riau ada di sekitar bujur 106°–107° BT → masuk WIB UTC+7, jadi selisih 7 jam lebih cepat dibanding Greenwich (0°).
- Waktu di Greenwich pukul 00.00 → di Jakarta/Riau pukul 07.00 pagi.
d. Bagaimana dampak perbedaan waktu bagi masyarakat Indonesia?
Indonesia dibagi jadi 3 zona waktu:
• WIB (Barat: Sumatera, Jawa, Kalimantan Barat/Tengah)
• WITA (Tengah: Bali, Nusa Tenggara, Kalimantan Selatan/Timur/Utara, Sulawesi)
• WIT (Timur: Maluku & Papua)
Dampak: memudahkan pengaturan jadwal penerbangan/jadwal nasional, siaran TV, jam kerja/sekolah tetap teratur meski matahari terbit‑terbenam beda waktu; koordinasi tetap lancar asal tahu bedanya 1–2 jam antar daerah.
Jawaban:halaman 12-13
a. Contoh hasil kebudayaan
Mata pencaharian: Nelayan membuat Perahu Pinisi (Sulawesi Selatan); petani & sistem sawah bertingkat (Jawa, Bali); berkebun & berdagang (daerah pesisir & kepulauan seperti Riau).
Kesenian: Tari Piring (Sumatera Barat), Tari Saman (Aceh), Wayang Kulit (Jawa), Tari Kecak (Bali), Sasando (NTT).
Upacara keagamaan: Nyepi (Bali), Sekaten/Grebeg Maulid (Jawa Tengah/Yogyakarta), Bakar Batu (Papua), perayaan hari besar Islam/Kristen/Katolik/Hindu/Buddha/Konghucu di seluruh wilayah sesuai keyakinan masing‑masing.
b. Hubungan kondisi geografis dengan kebudayaan
Keadaan alam menentukan apa yang dikerjakan sehari‑hari. Orang yang tinggal di pesisir/laut jadi nelayan, membuat kapal, lagu/tarian berisi hal‑hal tentang laut. Orang di pegunungan/dataran subur bertani, membangun sawah, menyesuaikan alat & cara hidup dengan tanah serta iklim. Lama‑lama kebiasaan ini berkembang menjadi kebudayaan daerahnya.
c. Kaitan langsung geografis & kebudayaan
Letak wilayah, bentuk permukaan bumi, iklim, serta kekayaan alam menentukan: mata pencaharian, bahan bangunan rumah/pakaian/peralatan, makanan pokok, cara merayakan hari raya, hingga adat istiadat. Karena alam tiap daerah beda, maka kebudayaan pun beragam.
d. Manfaat keragaman budaya bagi saling ketergantungan antarwilayah
- Saling melengkapi kebutuhan: daerah laut kirim ikan; daerah pegunungan kirim sayur, buah & hasil hutan
- Saling bertukar barang, pengetahuan, keahlian → semua daerah bisa maju & makmur bersama
- Saling mengenal & menghargai perbedaan → memperkuat persatuan Indonesia
- Menjadi kekayaan wisata yang menguntungkan seluruh rakyat
Daftar isi yang tadinya di tabel (ditulis biasa):
Mata pencaharian – Perahu Pinisi | Sulawesi Selatan → daerah dikelilingi laut luas, warga mengandalkan laut untuk hidup & berlayar jauh
Mata pencaharian – Sawah bertingkat/sistem Subak | Jawa & Bali → wilayah berbukit & berlembah, dibuat bertingkat supaya air tetap terjaga & tanah tidak longsor Kesenian – Tari Piring | Sumatera Barat → daerah pegunungan & pusat kerajinan/perdagangan, gerakan & alatnya pakai benda yang dipakai sehari‑hari
Upacara keagamaan – Nyepi | Bali → pulau yang dikelilingi laut & ada gunung berapi, keyakinan masyarakat sangat menghormati alam & tata surya
Upacara keagamaan – Tradisi Bakar Batu | Papua → daerah lembah & pegunungan tinggi, hidup menyatu berkelompok, makan bersama tanda bersyukur & bersaudara kwi lo jawaban ne
lembar Aktivitas 2 hal:7
BalasHapus*Jawaban No 2*
*a. Mengapa dapat terjadi perbedaan waktu?*
Perbedaan waktu terjadi karena *bumi berotasi pada porosnya dari barat ke timur* dan bentuk bumi bulat.
Daerah yang lebih dulu terkena sinar matahari akan lebih dulu mengalami siang.
Selain itu, Indonesia terbagi menjadi *3 zona waktu* karena letaknya membentang dari barat ke timur dan dilalui beberapa garis bujur.
*b. Titik mana yang digunakan sebagai garis waktu 00.00?*
Titik acuannya adalah *Garis Greenwich / Garis Bujur 0°* yang terletak di London, Inggris.
Garis ini juga disebut *GMT = Greenwich Mean Time* dan digunakan sebagai acuan waktu dunia.
*c. Berapa selisih garis waktu 0° dengan kota Jakarta? Atau bisa kalian kaitkan dengan tempat tinggal kalian masing-masing.*
- *Jakarta* berada di zona *WIB = GMT + 7*
- Jadi *selisihnya 7 jam* dengan GMT 0°
*d. Bagaimana dampak perbedaan waktu bagi masyarakat Indonesia?*
*Dampak Positif:*
1. *Pembagian waktu kerja dan ibadah lebih teratur* sesuai terbit dan terbenamnya matahari
2. *Menunjang kegiatan ekonomi* seperti jadwal penerbangan, TV, dan pasar antar daerah
*Dampak Negatif:*
1. *Sulit berkoordinasi* → Rapat atau acara online antar wilayah harus menyesuaikan. Contoh: jam 06.00 di Aceh = jam 08.00 di Papua
2. *Bisa terjadi salah jadwal* untuk siaran langsung, transportasi, dan komunikasi
*Lembar Aktivitas 3 hal:12-13*
*2. Jawaban Pertanyaan*
*a. Hasil kebudayaan berdasarkan mata pencaharian, kesenian, upacara keagamaan di Indonesia*
- *Mata pencaharian*: Perahu Pinisi, Sistem Irigasi Subak, Rumah Panggung
- *Kesenian*: Tari Saman, Tari Kecak, Musik Angklung
- *Upacara keagamaan*: Upacara Kasada, Upacara Ngaben, Upacara Sekaten
*b. Hubungan kondisi geografis dengan hasil kebudayaan*
Kondisi geografis Indonesia yang berupa kepulauan, pegunungan, pantai, dan tanah subur membuat masyarakat menyesuaikan diri. Daerah pantai jadi nelayan, daerah pegunungan jadi petani, bahan alam sekitar jadi alat kesenian.
*c. Kaitan kondisi geografis dengan hasil kebudayaan*
Saling memengaruhi. Kondisi alam menentukan jenis pekerjaan → pekerjaan membentuk alat, rumah, kesenian, dan upacara. Contoh: banyak laut → muncul budaya bahari.
*d. Manfaat keragaman budaya bagi saling ketergantungan antar wilayah*
1. Terjadi perdagangan antar daerah. Contoh: ikan dari pantai ditukar dengan sayur dari pegunungan
2. Saling belajar budaya sehingga mempererat persatuan
3. Pariwisata berkembang karena setiap daerah punya ciri khas
*3. Isi Tabel*
*Hasil kebudayaan* *Lokasi* *Kaitan dengan kondisi geografis*
*Mata pencaharian* Perahu pinisi Sulawesi Selatan Daerah laut memberikan keterampilan mencari hidup dari laut
*Kesenian* Tari Saman Aceh Daerah pegunungan, gerak cepat & kompak melatih kekompakan masyarakat
*Upacara keagamaan* Upacara Kasada Gunung Bromo, Jawa Timur Gunung sebagai tempat suci, masyarakat mempersembahkan hasil bumi ke kawah
**......** Rumah Gadang Sumatera Barat Daerah rawan gempa & curah hujan tinggi → rumah panggung & atap runcing
*4. Tukarkan hasil pekerjaan*
Tinggal presentasikan ke kelompok lain lalu catat saran mereka.
*5. Sempurnakan tugas*
Perbaiki tabel dan jawaban berdasarkan komentar teman. Tambahkan contoh dari daerah kalian.
Kamu di *Lubuklandai, Jambi* bisa tambahin contoh:
*Mata pencaharian*: Karet → *Hasil*: Rumah panggung → *Kaitan*: Daerah rawa/gambut biar tidak banjir.
Lembar Aktivitas hal:7
BalasHapus2: *"Mengapa Terjadi Perbedaan Waktu?"*
*2. Jawaban Pertanyaan*
*a. Mengapa dapat terjadi perbedaan waktu?*
Karena bumi berputar dari barat ke timur. Daerah yang lebih timur akan mengalami matahari lebih dulu, sehingga waktunya lebih cepat. Selain itu Indonesia terbentang dari barat ke timur sangat luas, jadi dibagi jadi 3 zona waktu: WIB, WITA, WIT.
*b. Titik mana yang digunakan sebagai garis waktu 00.00?*
Titik yang digunakan adalah *Garis Greenwich / Garis 0° Bujur* yang terletak di Greenwich, London, Inggris. Garis ini disebut juga *GMT*.
*c. Berapa selisih garis waktu 0° dengan kota Jakarta?*
Jakarta masuk zona *WIB = GMT+7*.
Jadi selisihnya *7 jam*. Saat di Greenwich pukul 00.00, di Jakarta sudah pukul 07.00.
_Catatan: Kamu di Lubuklandai, Jambi juga masuk WIB = GMT+7, jadi selisihnya sama 7 jam_
*d. Bagaimana dampak perbedaan waktu bagi masyarakat Indonesia?*
1. *Dampak Positif*: Bisa membagi jadwal siaran TV nasional, penerbangan, dan komunikasi antar wilayah jadi lebih teratur.
2. *Dampak Negatif*: Menyulitkan komunikasi dan koordinasi. Contohnya: saat jam kerja di Papua pukul 08.00, di Aceh baru pukul 06.00 sehingga kantor belum buka
*Lembar Aktivitas 3 hal.12-13*
*2. Jawaban Pertanyaan*
*a. Hasil kebudayaan berdasarkan mata pencaharian, kesenian, upacara keagamaan di Indonesia*
- *Mata pencaharian*: Perahu Pinisi, Sistem Irigasi Subak, Rumah Panggung
- *Kesenian*: Tari Saman, Tari Kecak, Musik Angklung
- *Upacara keagamaan*: Upacara Kasada, Upacara Ngaben, Upacara Sekaten
*b. Hubungan kondisi geografis dengan hasil kebudayaan*
Kondisi geografis Indonesia yang berupa kepulauan, pegunungan, pantai, dan tanah subur membuat masyarakat menyesuaikan diri. Daerah pantai jadi nelayan, daerah pegunungan jadi petani, bahan alam sekitar jadi alat kesenian.
*c. Kaitan kondisi geografis dengan hasil kebudayaan*
Saling memengaruhi. Kondisi alam menentukan jenis pekerjaan → pekerjaan membentuk alat, rumah, kesenian, dan upacara. Contoh: banyak laut → muncul budaya bahari.
*d. Manfaat keragaman budaya bagi saling ketergantungan antar wilayah*
1. Terjadi perdagangan antar daerah. Contoh: ikan dari pantai ditukar dengan sayur dari pegunungan
2. Saling belajar budaya sehingga mempererat persatuan
3. Pariwisata berkembang karena setiap daerah punya ciri khas
*3. Isi Tabel*
*Hasil kebudayaan* *Lokasi* *Kaitan dengan kondisi geografis*
*Mata pencaharian* Perahu pinisi Sulawesi Selatan Daerah laut memberikan keterampilan mencari hidup dari laut
*Kesenian* Tari Saman Aceh Daerah pegunungan, gerak cepat & kompak melatih kekompakan masyarakat
*Upacara keagamaan* Upacara Kasada Gunung Bromo, Jawa Timur Gunung sebagai tempat suci, masyarakat mempersembahkan hasil bumi ke kawah
**......** Rumah Gadang Sumatera Barat Daerah rawan gempa & curah hujan tinggi → rumah panggung & atap runcing
*4. Tukarkan hasil pekerjaan*
Tinggal presentasikan ke kelompok lain lalu catat saran mereka.
*5. Sempurnakan tugas*
Perbaiki tabel dan jawaban berdasarkan komentar teman. Tambahkan contoh dari daerah kalian.
Kamu di *Lubuklandai, Jambi* bisa tambahin contoh:
*Mata pencaharian*: Karet → *Hasil*: Rumah panggung → *Kaitan*: Daerah rawa/gambut biar tidak banjir.